arcadex.my.id, London – Ledakan dahsyat mengguncang pabrik kimia Nypro di Flixborough, Inggris, pada 1 Juni 1974 dan menewaskan 28 pekerja dalam salah satu kecelakaan industri paling mematikan dalam sejarah negara tersebut.
Selain menimbulkan korban jiwa, ledakan itu menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas pabrik dan bangunan di wilayah sekitar serta melukai puluhan warga di luar area industri.
Dilansir dari Health and Safety Executive (HSE) pada Senin, (1/6/2026), insiden bermula pada 27 Maret 1974 ketika ditemukan kebocoran pada Reaktor Nomor 5 akibat retakan vertikal yang menyebabkan bahan kimia sikloheksana keluar dari sistem.
Setelah melakukan pemeriksaan, manajemen pabrik menghentikan operasi sementara dan memasang pipa bypass untuk menghubungkan Reaktor Nomor 4 dan Reaktor Nomor 6 agar proses produksi dapat kembali berjalan.
Namun, solusi sementara tersebut justru menjadi sumber bencana.
Pada sore hari 1 Juni 1974, pipa bypass berdiameter 20 inci yang dipasang untuk menggantikan jalur utama mengalami kegagalan struktur dan pecah. Akibatnya, sejumlah besar sikloheksana terlepas ke atmosfer.
Bahan kimia tersebut kemudian bercampur dengan udara dan membentuk awan uap yang sangat mudah terbakar.
Sekitar pukul 16.53 waktu setempat, awan uap itu tersulut dan memicu ledakan besar yang menghancurkan sebagian besar kompleks pabrik. Ledakan diikuti kebakaran hebat yang menyebar ke berbagai area fasilitas dan terus berlangsung selama beberapa hari.
Sebanyak 18 korban tewas berada di ruang kendali utama saat ledakan terjadi. Gelombang kejut yang sangat kuat menyebabkan jendela pecah dan atap bangunan runtuh, menimpa para pekerja di dalamnya.
Tim penyelamat menghadapi tantangan besar dalam proses penanganan pascakejadian karena sejumlah titik api masih terus menyala selama berhari-hari. Beberapa sumber menyebut kobaran api baru benar-benar padam sekitar 10 hari setelah ledakan.
Investigasi selanjutnya menemukan bahwa kegagalan desain dan pemasangan pipa bypass menjadi faktor utama penyebab kecelakaan tersebut.
Tragedi Flixborough kemudian menjadi titik balik penting dalam pengembangan regulasi keselamatan industri kimia di Inggris dan dunia. Hasil penyelidikan mendorong penerapan standar yang lebih ketatmanajemen risiko, modifikasi fasilitas industri, serta pengawasan terhadap bahan kimia berbahaya.
Hingga kini, ledakan Flixborough masih dikenang sebagai salah satu bencana industri paling berpengaruh dalam sejarah keselamatan kerja modern.