Medan (arcadex.my.id)-Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berlangsung penuh khidmat dan semangat berbagi. Usai pelaksanaan salat Iduladha, Rabu (27/5/2026), UMSU menyembelih sebanyak 66 ekor hewan kurban yang disalurkan kepada masyarakat sekitar kampus hingga wilayah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T).
Dari total hewan kurban tersebut, sebanyak 40 ekor disembelih di Kampus UMSU Jalan Kapten Mukhtar Basri Medan dan dagingnya dibagikan kepada 3.605 penerima kupon. Sementara sisanya disembelih di sejumlah lokasi lain, yakni satu ekor di Kampus Pascasarjana Jalan Denai, dua ekor di Kampus Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, serta tiga ekor di Kampus Terpadu Desa Saintis.
Tak hanya itu, sebanyak 20 ekor sapi kurban juga didistribusikan kepada masyarakat sekitar kampus dan warga di wilayah 3T seperti Pakpak Bharat, Nias Utara, serta Desa Binaan Jaring Halus.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd, mengatakan tradisi kurban di lingkungan UMSU bukan sekadar menjalankan syariat Islam, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial kampus kepada masyarakat.
“Tradisi ini bukan hanya menjalankan perintah dan sunah ibadah haji maupun ibadah kurban, namun lebih jauh dari itu UMSU ingin dampak berkurban ini dirasakan oleh semua masyarakat, baik masyarakat sekitar kampus maupun masyarakat luar di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan,” ungkapnya.
Menurut dia, komitmen tersebut menjadi tradisi yang harus terus dijaga oleh keluarga besar UMSU sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).
“Harapannya kurban ini menjadi momentum bagi umat Islam untuk senantiasa mengorbankan apa yang dicintai sebagaimana disyariatkan pada masa Nabi Ibrahim. Sebagai PTMA kita berkomitmen meneruskan ini,” katanya.
Akrim juga menyebut semangat berkurban di lingkungan UMSU terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk bertambahnya dukungan dari berbagai mitra.
“Tahun ini mitra UMSU bertambah, ada dari Maybank dan Bank Syariah Nasional. Mudah-mudahan ke depan semakin bertambah. Semuanya berkomitmen dalam kegiatan sosial di UMSU, tidak hanya kurban tetapi juga kegiatan lainnya,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP, menilai keberhasilan pelaksanaan kurban tidak terlepas dari semangat kebersamaan seluruh elemen kampus dan masyarakat.
“Semangat kebersamaan yang dibangun ini tidak mungkin terjadi tanpa kebersamaan dalam pengorbanan dan berbagi bersama. Inilah modal utama kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, tradisi pemotongan hewan kurban di UMSU telah berlangsung sejak era kepemimpinan rektor sebelumnya dan terus dirawat hingga kini sebagai bentuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kampus.
Pada kesempatan itu, Rektor UMSU Prof. Akrim bersama Ketua BPH Prof. Agussani, Wakil Rektor I Prof. Dr. Muhammad Arifin, M.Hum, Wakil Rektor III.
Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si, serta pimpinan fakultas dan kepala biro secara simbolis menyerahkan masing-masing dua ekor hewan kurban kepada warga Lingkungan 3 dan Lingkungan 8 Glugur Darat II di belakang kampus utama UMSU.
Tokoh masyarakat Lingkungan 3 Glugur Darat II, Yardin Siregar, mengaku bangga atas perhatian yang diberikan UMSU kepada warga sekitar kampus.
“Kami bangga dihadiri langsung rektor baru dan ketua BPH. Ini bentuk perhatian kepada kami sebagai masyarakat lingkungan kampus. Terima kasih karena UMSU memberikan hewan kurban secara berkesinambungan,” katanya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat pinggir rel, Ustad Dakwah Batubara, yang menyebut bantuan hewan kurban dari UMSU telah berlangsung selama empat tahun berturut-turut.
“Ini tahun keempat yang diberikan Allah melalui UMSU. Kita bersyukur kepada Allah SWT, semoga ini berlanjut,” harapnya.